Prospek Bank Mega Terpengaruh

Written By Luthfie fadhillah on Friday, November 2, 2012 | 6:02 PM


JAKARTA, KOMPAS.com - Pemeringkat Fitch Ratings menegaskan peringkat Nasional Jangka Panjang PT Bank Mega Tbk pada posisi A dan prospek Stabil. Pada saat yang sama Fitch juga menegaskan peringkat obligasi subordinasi Bank Mega berada pada posisi BBB.


Utang subdordinasi tersebut diperingkat tiga level di bawah peringkat Nasional Jangka Panjang Bank Mega.


Demikian keterangan Fitch di Jakarta, Jumat (2/11/2012). Peringkat-peringkat tersebut mencerminkan kelemahan bank antara lain ukuran waralaba yang kecil, profil pendanaan yang terkonsentrasi dan melemahnya kualitas aset.


Tetapi, hal-hal tersebut diimbangi dengan kenaikan profitabilitas dan permodalan yang memadai. Pesatnya ekspansi bank terhadap pinjaman usaha kecil menengah (UKM) akan dapat menyebabkan penurunan profitabilitas yang terkait dengan risiko dan/atau pelemahan kualitas aset lebih lanjut.


Hal ini dapat mendorong Fitch untuk merevisi prospek Bank Mega menjadi negatif dari stabil atau menurunkan peringkatnya.


Potensi untuk prospek positif dan kenaikan peringkat terbatas, mengingat waralaba yang masih kecil dibandingkan dengan pesaingnya yaitu bank lokal dengan peringkat yang lebih tinggi dan juga lemahnya kualitas aset.


Rasio pinjaman bermasalah naik menjadi 1,4 persen pada akhir-Juni 2012 disebabkan strategi bank untuk ekspansi ke segmen UKM yang memiliki risiko lebih tinggi, walaupun masih lebih rendah dibandingkan dengan rata-rata industri sebesar 2,2 persen.


Mengingat pengalaman bank yang terbatas pada segmen UKM, pertumbuhan pinjaman UKM yang cepat, dalam pandangan Fitch, akan dapat menekan kualitas aset lebih lanjut atau menggerus permodalan bank dalam stress skenario. Oleh sebab itu, level pencadangan diharapkan akan naik dalam jangka dekat dan menengah.


Bank Mega telah melakukan langkah-langkah untuk memperkuat manajemen resikonya di semester pertama 2012 dengan menunjuk beberapa direktur baru yang memiliki tanggung jawab atas manajemen risiko, kepatuhan dan operasional bisnis regional.


Bank Mega memiliki rencana jangka panjang untuk menjaga porsi dari bisnis ritel (konsumer dan UKM) bermarjin tinggi menjadi sekitar 75 persen dari 60 persen di akhir Juni 2012. Strategi ini telah menyebabkan perbaikan profitabilitas Bank Mega. Namun, Fitch meyakini bahwa profitabilitas akan menghadapi tantangan yang diakibatkan oleh kompetisi pasar yang meningkat di tahun 2012-2013.


Fitch berharap BankMega akan dapat menjaga kecukupan modal dalam jangka dekat dan menengah. Rasio modal inti dan total kecukupan modal masing-masing adalah sebesar 15,3 persen dan 16,3 persen di akhir Juni 2012.


Porsi dari giro dan tabungan tetap stabil sebesar 49 persen pada akhir-Juni 2012 (dibandingkan 2011:47 persen), Bank Mega akan tetap fokus untuk meningkatkan porsi dana murah ini, walaupun profil pendanaan bank masih terkonsentrasi.


Bank Mega didirikan pada tahun 1969. Bank ini diambil alih oleh Para Group tahun 1996. Setelah pencatatan saham di bursa pada tahun 2000 dan beberapa kali penerbitan saham baru (right issue), kepemilikan Para Group terdilusi menjadi 57,82 persen pada akhir 2010












Anda sedang membaca artikel tentang

Prospek Bank Mega Terpengaruh

Dengan url

http://bloggersporting.blogspot.com/2012/11/prospek-bank-mega-terpengaruh.html

Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya

Prospek Bank Mega Terpengaruh

namun jangan lupa untuk meletakkan link

Prospek Bank Mega Terpengaruh

sebagai sumbernya

0 comments:

Post a Comment

techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger