Curahan Hati Julia Perez kepada Kuasa Hukumnya

Written By Luthfie fadhillah on Tuesday, March 19, 2013 | 6:58 PM


Jakarta - Julia Perez akhirnya dijemput pihak Kejaksaan Negeri (Kejari), Senin (18/3) di kediamannya, kawasan Cibubur, Jakarta Timur.


Menurut kuasa hukumnya, Malik Bawazier, penjemputan tersebut sudah disepakati bersama dengan pihak Kejari untuk membawa Julia Perez menjalani proses hukum atas kasus dugaan penganiayaan terhadap Dewi Perssik yang terjadi saat syuting film Arwah Goyang Karawang.


"Jadi ini bukanlah penangkapan karena memang sudah disepakati. Apa yang terjadi dengan Jupe saat ini membuktikan, jika selama ini Jupe bukanlah seorang buronan. Enggak ada yang namanya buron ada di rumah sendiri," terang Malik santai.


Ia kemudian menghela napas panjang sambil sesekali memainkan BlackBerry miliknya, melihat pesan di BlackBerry Messenger. Malik kemudian melanjutkan pembicaraannya.


"Jupe sempat curhat ke saya sebelum kejadian malam tadi (Senin, 18/3) jika dirinya sudah merasa sehat dari sakit yang dideritanya," ujar Malik dengan nada santai.


Usai pihak Kejari mengumumkan permintaan bagi Jupe menyerahkan diri, pelantun Belah Duren tersebut langsung menghilang. Ternyata, ia tengah menjalani terapi dan pengobatan untuk penyakitnya.


"Ada syaraf di tulang belakang yang terjepit dan menimbulkan rasa sakit," tutur Malik.


"Saya mencoba meyakinkan Jupe tentang sakitnya dan dia memastikan jika dirinya dalam keadaan sehat," lanjut Malik.


"Makanya dia (Jupe) di rumah dan merasa sudah cukup kuat untuk melaksanakan proses hukum," imbuhnya.


Jupe memang sudah mengajukan izin sakit selama enam minggu kepada pihak Kejari. Namun saat penjemputan, izin Jupe tersebut belum usai. Menurut Malik, hal itulah yang menunjukkan, jika Jupe sebenarnya memiliki itikad baik untuk menjalankan hukuman sebagai warga negara yang baik.


Tidak kabur ke luar negeri
Sebelum dijemput pihak Kejari, Jupe dikabarkan kabur ke luar negeri. Namun melalui Malik, Jupe membantahnya.


"Jupe bilang ke saya, kalau dia enggak pernah memiliki itikad untuk kabur untuk menjalani proses hukumnya. Ia hanya ingin pulih dahulu dari sakitnya," beber Malik panjang lebar.


Isu tersebut kemudian berkembang, dengan dikeluarkannya surat larangan (pencekalan), Jupe ke luar negeri dari Kejari Jakarta Timur.


"Sampai sekarang saya belum pernah tahu ada surat pencegahan yang dikeluarkan pihak manapun," tegas Malik.


Ia juga menilai, melihat dari kualitas permasalahan yang dialami kliennya, tidak terlalu penting untuk mengeluarkan surat pencegahan atau pencekalan.


"Ini cuma dugaan cakar-cakaran saja, enggak penting. Lebih baik urus saja para koruptor," tegas Malik lagi.


Jupe miris
Malik Bawazier sebagai kuasa hukum, memandang kasus yang menimpa kliennya bukan hal yang harus dibesar-besarkan. Bahkan Jupe sendiri, menurut Malik, sempat mengungkapkan jika dirinya merasa miris lantaran kualitas kasusnya.


"Julia memang pernah bilang agak miris dengan apa yang dialaminya. Apalagi dengan kualitas dari kasus ini. Seharusnya kan pihak yang berwenang sudah melihat adanya perdamaian. Jadi perlu restorasi justice karena adanya perdamaian itu," terang Malik.


"Ini menjadi preseden buruk," imbuhnya lagi.


Anda sedang membaca artikel tentang

Curahan Hati Julia Perez kepada Kuasa Hukumnya

Dengan url

http://bloggersporting.blogspot.com/2013/03/curahan-hati-julia-perez-kepada-kuasa.html

Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya

Curahan Hati Julia Perez kepada Kuasa Hukumnya

namun jangan lupa untuk meletakkan link

Curahan Hati Julia Perez kepada Kuasa Hukumnya

sebagai sumbernya

0 comments:

Post a Comment

techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger