Powered by Blogger.

Popular Posts Today

Pemprov DKI Terus Pangkas Anggaran 2013

Written By Luthfie fadhillah on Thursday, November 8, 2012 | 6:03 PM





Pemprov DKI Terus Pangkas Anggaran 2013





Penulis : Indra Akuntono | Kamis, 8 November 2012 | 17:53 WIB












JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah DKI Jakarta terus menekan skema anggaran 2013. Hal itu dilakukan dalam rangka penghematan dan tanpa mengurangi efisiensi berjalannya program-program unggulan dan program-program pendukung.


Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan bahwa pemangkasan anggaran hampir dilakukan di semua pos anggaran. Mulai dari transportasi, pengadaan internet, dan di seluruh pos anggaran yang dinilai angkanya masih bisa ditekan.


"Kita hemat anggarannya dengan meminimalkan jumlah, bukan manfaatnya. Angkanya saja yang ditekan tapi hasilnya tetap maksimal," kata Basuki saat ditemui di Kompleks Balaikota Jakarta, Kamis (8/11/2012) siang.


Ia mencontohkan, misalnya mengenai transportasi yang di dalamnya tercantum anggaran untuk pembangunan jembatan penyeberangan. Basuki menilai ada potensi pemborosan kas daerah dalam proyek pembangunan jembatan.


"Setelah kita cari tahu pembangunannya mahal karena jembatan dibuat dengan lebar 3 meter. Padahal standarnya 1,5 meter, dan pengguna jembatan tetap aman dengan ukuran tersebut," ujarnya.


Contoh lainnya, kata Basuki, adalah dalam pengadaan internet di wilayah Jakarta. Untuk mendukung program Jakarta Smart City dan program lainnya, Pemprov DKI menggandeng PT Telkom dan Indosat di dalamnya. Sehingga DKI tak perlu lagi merogoh kocek dalam untuk merealisasikan program yang perlu disokong layanan internet.


"Soal internet itu kan kita bekerjasama, kita sama-sama untung, dan Jakarta enggak perlu lagi mengeluarkan anggaran yang sangat banyak," tandasnya.


Untuk diketahui, penyusunan skema anggaran DKI untuk tahun depan menjadi isu sensitif antara Pemprov DKI dan DPRD. Pasalnya di masa peralihan kepemimpinan Fauzi Bowo kepada Jokowi rancangan APBD DKI belum sesuai dengan program yang diusung Jokowi. Di lain sisi, tekanan semakin besar karena APBD harus segera disahkan sampai akhir bulan ini.

















6:03 PM | 0 comments | Read More

Industri Fesyen Tumbuh 12,4 Persen



Ekspor


Industri Fesyen Tumbuh 12,4 Persen





Penulis : Eny Prihtiyani | Kamis, 8 November 2012 | 17:53 WIB












JAKARTA, KOMPAS.com - Selama periode tahun 2007-2011, ekspor fesyen Indonesia mengalami tren positif sebesar 12,4 persen, dengan negara tujuan ekspor antara lain Amerika Serikat, Singapura, Jerman, Hong Kong, dan Australia.


Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), selama periode Januari-Juli 2012 data ekspor fesyen mencapai 8,18 miliar dollar AS, meningkat 0,62 persen bila dibandingkan pada tahun sebelumnya. Peningkatan tersebut diharapkan masih dapat terus naik signifikan, seiring dengan mulai membaiknya kondisi perekonomian beberapa negara akibat krisis ekonomi global yang baru-baru ini terjadi.


Melihat peluang pasar yang begitu besar, para pelaku usaha produk fesyen harus mampu memanfaatkan peluang- peluang yang ada baik di pasar dalam negeri bahkan pasar luar negeri.


"Hal ini dapat dilakukan dengan penerapan manajemen yang efektif, menciptakan tren dan inovasi baru, serta pengembangan merek sebagai identitas produk," ujar Direktur Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan, Gusmardi Bustami.  


Untuk itu, para desainer Indonesia dan pelaku usaha fesyen Indonesia diharapkan dapat memanfaatkan penyelenggaraan Buyers Room JFW 2013, sebagai salah satu sarana promosi efektif dalam rangka memperkenalkan produk, sekaligus meraih peluang untuk menjalin kerja sama bisnis dengan buyer internasional.



















6:02 PM | 0 comments | Read More

Aksi Menawan Ji Sung dalam K-Drama Kolosal The Greet Seer

Written By Luthfie fadhillah on Wednesday, November 7, 2012 | 6:58 PM


Salah satu adegan dalam drama kolosal The Great Seer

Salah satu adegan dalam drama kolosal The Great Seer (sumber: ONE)




Menelan dana USD180 juta, termasuk dana USD32 juta untuk membangun set luar ruangan.

Setelah To The Beautiful You tamat, saluran TV berlangganan khusus tayangan KPop dan KDrama terkini, ONE, menghadirkan serial drama kolosal The Greet Seer tiap Rabu dan Kamis, pukul 19.55 WIB mulai 7 November mendatang, selang beberapa pekan dari penayangan di Korea.

The Great Seer merupakan sebuah kisah fiksi pada masa pemerintahan raja King Gongnim dari dinasti Goryeo, tentang intrik politik dan peperangan yang berujung pada berakhirnya kekuasaan dinasti Goryeo dan dimulainya kekuasaan dinasti Joseon yang membuka lembaran baru bagi masa depan Korea.

Dikisahkan, Mok Ji-sang (Ji Sung, Protect The Boss) adalah pria berkemampuan supranatural yang ahli membaca Feng Shui, geografi, wajah dan takdir.

Ia Membantu perjuangan Jenderal Yi Sung Kye (Ji Jin Hee, Yes Captain!), Ji-sang menjadi tokoh kunci dalam upaya penggulingan dinasti Goryeo dan pengangkatan sang Jenderal sebagai Raja baru yang menandakan lahirnya kekuasaan baru dinasti Joseon.

Bukan hanya intrik politik dan kekuasaan, serial ini juga diwarnai kisah cinta antara Ji-sang dan tabib perempuan Hae-in (Kim So-yeon: Iris, Dr Champ) yang seharusnya menikah dengan Jenderal Yo tapi jatuh cinta dengan Ji-sang.

Ada juga persaingan antara Ji-sang dengan penasihat raja lainnya: Lee Jang Geun (Song Chang-ui, Life is Beautiful, Golden Bride). Ada juga sosok Ban-ya (Lee Yoon-ji: Goong, Dream High, The King 2 Hearts) - perempuan penghibur yang menjadi selir penasihat raja King Gongmin, dan anaknya diangkat oleh sang raja yang kemudian digulingkan Jenderal Yi dengan bantuan Ji-sang. Tak ketinggalan, Son Saeun – personel A Pink, yang berperan sebagai Hae-in muda.

Baik Jisung maupun Ji Ji Hee membuktikan kualitas akting mereka di serial ini. Berbeda dengan perannya di Protect The Boss yang kekanak-kanakan, Jisung tampil sebagai Mok Ji-sang yang serius, misterius  dan penuh karakter. Sementara, Ji Jin Hee bermain sebagai Yi Sung Kye yang penuh kharisma serta cerdas menciptakan taktik militer dan tangguh dalam peperangan.

Jisung mengaku dapat banyak pelajaran dari perannya di The Great Seer.

“Saya suka karakternya karena ia sosok pemberi semangat, penuh cinta dan perhatian. Saya merasa harus belajar banyak dari sosok Ji-sang,” kata Jisung.

Jisung juga kagum dengan kualitas akting Ji Jin Hee.

“Saat bermain dengannya, saya seperti jatuh cinta karena kagum. Matanya bersinar sepanjang berakting. Mungkin perasaan ini yang dirasakan Ji-sang terhadap Yi Sung Kye,” tutur Jisung.

Bagi Jisung, hal yang mengesankan dari serial ini tidak hanya pada alur kisah yang memikat tapi pada kualitas produksinya.

“Kami harus melakukan pengambilan gambar berulang-ulang untuk mencapai hasil yang memuaskan,” beber Jisung.

Walau di serial-serial sebelumnya Jisung pernah bekerja sama dengan nama-nama besar seperti Jae Joong, ia merasa bangga terlibat dalam The Greet Seer yang disiapkan untuk 36 episode ini. Di sini, ia bekerja dalam arahan sutradara Lee Yong Suk, otak di balik Iljimae-nya Lee Jun Ki, selain itu, The Great Seer adalah salah satu serial dengan proses produksi yang terkompleks di Korea saat ini.

Dibutuhkan riset dan persiapan yang mendalam dan mendetil hingga menelan dana USD180 juta, termasuk dana USD32 juta untuk membangun set luar ruangan. Semua upaya itu terbayarkan dengan mengalirnya pujian para kritikus dan media tentang kualitas produksi serial ini.

Tampilan kostum orang dari berbagai tingkat sosial mulai dari masyarakat, pejuang, bangsawan hingga para raja, baik di era dinasti Goryeo dan Joseon, disajikan dengan apik dan disesuaikan untuk menonjolkan karakter tokoh-tokohnya. Aksi laganya dijamin menghadirkan ketegangan dan rasa mencekam, seperti saat pertarungan, pengejaran dan peperangan hingga aksi pasukan berkuda.

Para seniman grafis komputer juga berhasil mewujudkan pemandangan indah Korea di era dinasti Goryeo dan Joseong yang memukau dan membawa pemirsa berfantasi melintasi waktu.

Selain itu, riset tentang Feng Shui dilakukan tim produksi, karena Raja Yi Sung Kye membangun kerajaan berdasarkan prinsip-prinsip Feng Shui. Istilah-istilah Feng Shui pun banyak dihadirkan dalam dialog para tokohnya, sehingga para aktornya, termasuk Ji Sung, diberikan pelajaran khusus tentang Feng Shui untuk menghayati perannya ini.

6:58 PM | 0 comments | Read More

Berdych dan Stepanek Pimpin Ceko Hadapi Spanyol di Final


PRAHA, Kompas.com - Petenis nomor enam dunia, Tomas Berdych, dan Radek Stepanek, akan menjadi ujung tombak tim Ceko ketika mereka menjamu Spanyol bulan ini di Praha untuk melakoni laga final Piala Davis. Ceko sedang berusaha keras untuk merebut gelar dari tangan Spanyol.

"Tim Matador" datang tanpa kekuatan terbaik karena petenis nomor satunya, Rafael Nadal, tidak bisa ambil bagian karena masih dalam proses penyembuhan cedera lutut. Padahal, pemain nomor empat dunia ini yang memimpin Spanyol ketika melibas Ceko 5-0 di final 2009.

Ceko sedang mengincar gelar pertama di turnamen bergengsi beregu putra antara negara ini. Terakhir kali negara tersebut menjadi juara ketika masih bernama Cekoslovakia, yang diraih pada tahun 1980.

Jika sukses, maka Ceko mengikuti jejak tim putri yang pekan lalu merengkuh trofi Piala Fed usai taklukkan Serbia. Artinya, Ceko bisa tercatat dalam sejarah sebagai negara yang berhasil mengawinkan gelar Piala Davis dan Piala Fed sejak Amerika Serikat melakukannya pada 1990.

Lukas Rosol dan Ivo Minar akan menjadi pendamping Berdych, 27, dan Stepanek, 33. Kedua pemain terbaik di sektor ganda ini selalu tampil di semua pertandingan Ceko selama tahun ini.

Kapten tim, Jaroslav Navratil, mempertahankan skuad ini yang mengalahkan Argentina di Buenos Aires pada babak semifinal.

"Tidak ada alasan untuk mengubah tim ini, yang fantastis di Argentina," ujarnya seperti yang dikutip oleh kantor berita CTK. "Kami sedang dekat dengan gelar, tetapi juga masih jauh."

Final Piala Davis ini akan berlangsung pada 16-18 November dan akan dimainkan di lapangan keras indoor. Kondisi ini yang membuat pelatih Spanyol merasa Ceko menjadi favorit, karena Spanyol, yang akan dipimpin pemain nomor lima dunia, David Ferrer, lebih menyukai lapangan tanah liat.

Saat ini Berdych sedang bermain di turnamen akhir tahun ATP World Tour Finals di London. Dalam partai pertamanya, Senin (5/11), Berdych ditaklukkan petenis Inggris Raya, Andy Murray. Tetapi di ajang Piala Davis, Berdych memiliki rekor sempurna karena sepanjang tahun ini tak terkalahkan.

Dalam empat tahun terakhir ini, Spanyol mendominasi ajang Piala Davis. Buktinya, negara tersebut tiga kali menjadi juara yaitu 2008, 2009 dan 2011. Serbia yang memutus kesuksesan Spanyol dengan menjuarainya pada tahun 2010 setelah mengalahkan Perancis di partai puncak.







Editor :


Aloysius Gonsaga Angi Ebo









6:30 PM | 0 comments | Read More

Aksi Menawan Ji Sung dalam K-Drama Kolosal The Greet Seer


Salah satu adegan dalam drama kolosal The Great Seer

Salah satu adegan dalam drama kolosal The Great Seer (sumber: ONE)




Menelan dana USD180 juta, termasuk dana USD32 juta untuk membangun set luar ruangan.

Setelah To The Beautiful You tamat, saluran TV berlangganan khusus tayangan KPop dan KDrama terkini, ONE, menghadirkan serial drama kolosal The Greet Seer tiap Rabu dan Kamis, pukul 19.55 WIB mulai 7 November mendatang, selang beberapa pekan dari penayangan di Korea.

The Great Seer merupakan sebuah kisah fiksi pada masa pemerintahan raja King Gongnim dari dinasti Goryeo, tentang intrik politik dan peperangan yang berujung pada berakhirnya kekuasaan dinasti Goryeo dan dimulainya kekuasaan dinasti Joseon yang membuka lembaran baru bagi masa depan Korea.

Dikisahkan, Mok Ji-sang (Ji Sung, Protect The Boss) adalah pria berkemampuan supranatural yang ahli membaca Feng Shui, geografi, wajah dan takdir.

Ia Membantu perjuangan Jenderal Yi Sung Kye (Ji Jin Hee, Yes Captain!), Ji-sang menjadi tokoh kunci dalam upaya penggulingan dinasti Goryeo dan pengangkatan sang Jenderal sebagai Raja baru yang menandakan lahirnya kekuasaan baru dinasti Joseon.

Bukan hanya intrik politik dan kekuasaan, serial ini juga diwarnai kisah cinta antara Ji-sang dan tabib perempuan Hae-in (Kim So-yeon: Iris, Dr Champ) yang seharusnya menikah dengan Jenderal Yo tapi jatuh cinta dengan Ji-sang.

Ada juga persaingan antara Ji-sang dengan penasihat raja lainnya: Lee Jang Geun (Song Chang-ui, Life is Beautiful, Golden Bride). Ada juga sosok Ban-ya (Lee Yoon-ji: Goong, Dream High, The King 2 Hearts) - perempuan penghibur yang menjadi selir penasihat raja King Gongmin, dan anaknya diangkat oleh sang raja yang kemudian digulingkan Jenderal Yi dengan bantuan Ji-sang. Tak ketinggalan, Son Saeun – personel A Pink, yang berperan sebagai Hae-in muda.

Baik Jisung maupun Ji Ji Hee membuktikan kualitas akting mereka di serial ini. Berbeda dengan perannya di Protect The Boss yang kekanak-kanakan, Jisung tampil sebagai Mok Ji-sang yang serius, misterius  dan penuh karakter. Sementara, Ji Jin Hee bermain sebagai Yi Sung Kye yang penuh kharisma serta cerdas menciptakan taktik militer dan tangguh dalam peperangan.

Jisung mengaku dapat banyak pelajaran dari perannya di The Great Seer.

“Saya suka karakternya karena ia sosok pemberi semangat, penuh cinta dan perhatian. Saya merasa harus belajar banyak dari sosok Ji-sang,” kata Jisung.

Jisung juga kagum dengan kualitas akting Ji Jin Hee.

“Saat bermain dengannya, saya seperti jatuh cinta karena kagum. Matanya bersinar sepanjang berakting. Mungkin perasaan ini yang dirasakan Ji-sang terhadap Yi Sung Kye,” tutur Jisung.

Bagi Jisung, hal yang mengesankan dari serial ini tidak hanya pada alur kisah yang memikat tapi pada kualitas produksinya.

“Kami harus melakukan pengambilan gambar berulang-ulang untuk mencapai hasil yang memuaskan,” beber Jisung.

Walau di serial-serial sebelumnya Jisung pernah bekerja sama dengan nama-nama besar seperti Jae Joong, ia merasa bangga terlibat dalam The Greet Seer yang disiapkan untuk 36 episode ini. Di sini, ia bekerja dalam arahan sutradara Lee Yong Suk, otak di balik Iljimae-nya Lee Jun Ki, selain itu, The Great Seer adalah salah satu serial dengan proses produksi yang terkompleks di Korea saat ini.

Dibutuhkan riset dan persiapan yang mendalam dan mendetil hingga menelan dana USD180 juta, termasuk dana USD32 juta untuk membangun set luar ruangan. Semua upaya itu terbayarkan dengan mengalirnya pujian para kritikus dan media tentang kualitas produksi serial ini.

Tampilan kostum orang dari berbagai tingkat sosial mulai dari masyarakat, pejuang, bangsawan hingga para raja, baik di era dinasti Goryeo dan Joseon, disajikan dengan apik dan disesuaikan untuk menonjolkan karakter tokoh-tokohnya. Aksi laganya dijamin menghadirkan ketegangan dan rasa mencekam, seperti saat pertarungan, pengejaran dan peperangan hingga aksi pasukan berkuda.

Para seniman grafis komputer juga berhasil mewujudkan pemandangan indah Korea di era dinasti Goryeo dan Joseong yang memukau dan membawa pemirsa berfantasi melintasi waktu.

Selain itu, riset tentang Feng Shui dilakukan tim produksi, karena Raja Yi Sung Kye membangun kerajaan berdasarkan prinsip-prinsip Feng Shui. Istilah-istilah Feng Shui pun banyak dihadirkan dalam dialog para tokohnya, sehingga para aktornya, termasuk Ji Sung, diberikan pelajaran khusus tentang Feng Shui untuk menghayati perannya ini.

6:23 PM | 0 comments | Read More

Mobil Dinas Jokowi Terobos Lampu Merah


JAKARTA, KOMPAS.com — Joko Widodo agak anti mendapat kawalan voorijder dalam setiap kegiatannya. Namun karena jauh, kunjungan Jokowi ke Banten menggunakan voorijder agar cepat sampai.

"Lha ya jauh, jadinya pakai pengawal," kata Jokowi di Balaikota DKI Jakarta, Rabu (7/11/2012).

Ketika pulang menuju Balikota DKI Jakarta di Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, rombongan Jokowi lancar melintasi Jalan Tol Tangerang-Kebon Jeruk dengan pengawalan voorijder. Mobil dari Dinas Perhubungan DKI Jakarta juga ikut mengawal mobil Jokowi, Land Cruiser bernomor polisi B 1120 SMZ.

Namun, ketika mulai masuk wilayah Jakarta, rombongan pun disapa kemacetan. Mobil dinas Jokowi jadi berjarak dengan mobil Dishub yang berada di depannya. Alhasil, mobil dinas Jokowi terlihat malah menerobos lampu merah.

Pertama, di lampu merah Tanah Abang, yang memang terkenal padat di sore hari. Kemudian, lampu merah di Jalan Budi Kemuliaan, dan selanjutnya di lampu merah Monas (Patung Kuda).

Dalam waktu satu setengah jam, akhirnya Jokowi dan rombongan tiba di Balaikota. Waktu yang singkat di tengah kemacetan Ibu Kota.

Terkait mobil dinasnya menerobos lampu merah, Jokowi mengaku tidak tahu. Dia mengaku tidur selama perjalanan dari Banten ke Balaikota.

"Ya, enggak tahu tuh. Tadi tuh saya tidur di mobil. Ya harusnya tidak boleh. Nanti biar tak jewer," kata Jokowi.

Terkait pengawalan voorijder, Jokowi amat jarang menggunakannya, meski mendapat fasilitas tersebut. Dalam kunjungan ke daerah-daerah di Ibu Kota, dia jarang menggunakan fasilitas tersebut.

Mulyono, salah seorang petugas voorijder, menyampaikan kalau Jokowi enggan memakai pengawalan karena tidak mau menerobos lampu merah.

"Kita itu ikut mengawal karena banyak kepala dinas juga yang ikut. Ya kita cuma dampingin saja. Lampu merah saja, Pak Jokowi enggak mau menerobos," kata Mulyono kala itu.







Editor :


Ana Shofiana Syatiri









6:03 PM | 0 comments | Read More

Didalami, Penjarahan Hutan Tambora




Didalami, Penjarahan Hutan Tambora





Penulis : Ichwan Susanto | Rabu, 7 November 2012 | 17:47 WIB













JAKARTA, KOMPAS.com - Tim Penyidikan Gabungan dari Kementerian Kehutanan dan Polda Nusa Tenggara Barat saat ini masih mendalami sitaan 94.4352 meter kubik kayu yang diduga kuat berasal dari kawasan Konservasi Gunung Tambora. Pelaku disinyalir merupakan jaringan yang dibekingi oknum tertentu yangmemiliki kekuatan finansial dan ketokohan di masyarakat setempat.


Kepala Pusat Humas Kementerian Kehutanan Sumarto, Rabu (7/11/2012) di Jakarta, menjelaskan seluruh kayu hasil tangkapan itu telah disita dari para sopir truk. Pihaknya sedang mengumpulkan alat bukti dengan menggelar Lacak Balak (Penyelidikan). "Lacak Balak langsung ke lokasi dimana seluruh kayu tersebut ditebang. Metode awal dengan mencocokkan antara sertifikat yang menjadi lampiran pada masing-masing Surat Keterangan Asal Usul (SKAU) dengan kondisi lahan tersebut. Apakah di lokasi ditemukan kegiatan penebangan atau tidak. Serta metode lain yang diperlukan dan disesuaikan sesuai kebutuhan," ungkapnya.


Ia memaparkan kronologi penangkapan itu terjadi pada 10 Oktober 2012 sekitar pukul 22.30. Polisi Hutan Dinas Kehutanan Kabupaten Sumbawa Barat menangkap 5 truk yang mengangkut kayu balok jenis Dua Banga di Pelabuhan penyeberangan Pototano. Kemudian hasil penangkapan ini di limpahkan ke Mataram untuk diproses lebih lanjut dan dibentuk Tim Penyidikan Gabungan yang melibatkan penyidik pegawai negeri sipil (PPNS) Kehutanan dan Penyidik Polri (Polda NTB).


Lalu dilanjutkan dengan penangkapan terhadap 1 truk yang mengangkut kayu jenis Dua Banga dan Lende di Pringgabaya Kabupaten Lombok Timur oleh Satuan Polisi Reaksi Cepat Kehutanan di Pulau Lombok dan 3 truk pengangkut kayu jenis Dua Banga, Lende dan Kabaho Kafa oleh Polres Lombok Timur. Keseluruhan kayu yang di angkut tersebut di lengkapi dengan dokumen SKAU yang diterbitkan oleh Kepala Desa Sorinomo, Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu dan Kepala Desa Beringin Jaya, Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, dengan dugaan bahwa kayu tersebut di tebang/berasal dari kawasan hutan. Total keseluruhan volume kayu yang diamankan saat ini adalah sebanyak 94,4352 meter kubik.


Gangguan yang paling menonjol di kawasan konservasi Gunung Tambora adalah ilegal logging (Penebangan Liar) yang menjadi penyebab semakin rusaknya kondisi hutan di kawasan ini. Dari hasil beberapa penyelidikan yang telah cukup lama diambil kesimpulan bahwa sebagian besar kegiatan illegal logging yang terjadi dilakukan oleh jaringan yang cukup rapih serta disinyalir dibekingi oleh pihak-pihak tertentu yang memiliki kekuatan, baik finansial maupun ketokohan di mata masyarakat.



















6:02 PM | 0 comments | Read More

Creed Janji Tampil Maksimal di Makassar

Written By Luthfie fadhillah on Tuesday, November 6, 2012 | 6:58 PM


Vokalis Creed, Scott Stapp tengah beraksi dalam konser yang berlangsung di Gandaria City, Sabtu malam (3/11) memuaskan para penggemarnya

Vokalis Creed, Scott Stapp tengah beraksi dalam konser yang berlangsung di Gandaria City, Sabtu malam (3/11) memuaskan para penggemarnya (sumber: Beritasatu/Yanuar Rahman)




Andra and the Backbone akan menjadi band pembuka di Makassar.

Band rock alternatif Creed berjanji akan tampil maksimal di Makassar, Sulawesi Selatan.

"Kami akan memberikan penampilan terbaik dan maksimal di sini. Kami tidak akan mengecewakan para fans," tutur Scott Stapp, sang vokalis, dalam jumpa wartawan di Hotel Aryaduta Makassar.

Scott memberikan apresiasi cukup besar kepada penyelanggara sehingga bisa tampil di Indonesia untuk bertemu langsung dengan para fans berat Creed.

Selain Creed, band nasional Andra and the Backbone akan tampil sebagai band pembuka pada konser perayaan Guinness Arthur's Day, di lapangan parkir Trans Studio Makassar, Selasa (6/11/) malam.

Band bentukan Andra Junaidi, gitaris Dewa ini menjanjikan akan memberikan penampilan terbaik dengan melantunkan 8 hingga 10 lagu guna menghibur penonton di Makassar.

"Rencana lagu yang akan dibawakan antara 8 sampai 10 lagu untuk menghibur penonton," ucap Dedy Suryadi, sang vokalis.

Perwakilan Guinness Indonesia John Galvin mengatakan, pihaknya sangat bangga dengan warisan dari Arthur's Guinness serta merasa terhormat dapat merayakan hal itu dengan banyak orang di dunia.

"Kami berkomitmen untuk selalu memberikan konsumen pengalaman terbaik yang kami tawarkan," katanya.

Selain dimeriahkan Creed dan Andra and The Backbone, band lokal Makasar yang naik daun seperti The Finalist, Wijazz, The Joys dan Buya Band akan menghibur pencinta musik di Makassar.

Rangkaian Guinnes Arthur's Day Indonesia dengan bintang tamu Creed mulai pada 31 Oktober di Grand City Convention Hall Surabaya, kemudian bergeser ke Gandaria City Jakarta 3 November, selanjutnya Makassar 6 November di Lapangan Parkir Trans Studio dan konser penutup 8 November di Hotel JW Marriot Medan.

6:58 PM | 0 comments | Read More

Daud Yordan Tinggal Jalani Latihan Ringan


JAKARTA, KOMPAS.com - Juara dunia kelas bulu IBO Daud Yordan tinggal menjalani latihan ringan tiga hari menjelang pertarungan melawan penantangya Choi Tseveenpurev dari Inggris di Singapura, Jumat (9/11/2012).


"Latihan sekarang tidak banyak dan yang santai saja seperti ’shadow box’, sambil mengikuti beberapa kegiatan menjelang pertarungan mendatang," kata petinju dengan rekor bertarung 29 kali menang (23 di antaranya dengan KO) dan dua kali kalah itu, Selasa (6/11/2012).


Menurut petinju Sasana Kayong Utara Pontianak, Kalimantan Barat tersebut, hari ini dia mengikuti kegiatan latihan terbuka kemudian pada Rabu (7/11) mengikuti konferensi pers di Singapura.


Kemudian, lanjut dia, pada Kamis (8/11) sore mengikuti acara timbang badan.


"Latihan yang keras sudah saya lakukan saat berlatih di Kayong Utara dan Jakarta, sekarang tinggal menjalani latihan ringan untuk mempertahankan dan menjaga kondisi fisik saja," katanya.


Petinju yang terakhir kali naik ring saat menang dengan KO pada ronde kedua atas petinju Filipina, Lorenzo Villanueva di Singapura, 5 Mei 2012 tersebut, mengatakan, dirinya sudah dalam kondisi siap tanding.


"Saya sekarang sudah dalam kondisi siap tanding dan tinggal menunggu acara timbang badan saja pada Kamis (8/11) sore," katanya.


Daud Yordan menargetkan memukul KO Choi sebelum ronde ke-10 (dari 12 ronde yang direncanakan. "Saya menargetkan bisa meng-KO lawan sebelum ronde ke-10. 


"Kalau memang ada kesempatan  untuk memukul KO Choi, kenapa harus berlama-lama. Sekarang saja saya sudah tidak sabar untuk segera naik ring," katanya.   


Pertarungan melawan Choi Tseveenpurev merupakan yang pertama bagi Daud Yordan untuk mempertahankan gelar juara dunianya.


Choi Tseveenpurev merupakan petinju kelahiran Ulan Bator, Mongolia, 41 tahun lalu. Dia memiliki rekor bertarung 36 kali menang (24 di antaranya dengan KO) dan dua kali kalah.


Pertarungan Daud Yordan melawan Choi Tseveenpurev di Singapura akan dipimpin wasit Phil Austin (Australia) dengan juri adalah Steve Marshal (Australia), Bruce Mc Tavish (Selandia Baru), dan Cherdchai Srirat (Thailand)













6:30 PM | 0 comments | Read More

Creed Janji Tampil Maksimal di Makassar


Vokalis Creed, Scott Stapp tengah beraksi dalam konser yang berlangsung di Gandaria City, Sabtu malam (3/11) memuaskan para penggemarnya

Vokalis Creed, Scott Stapp tengah beraksi dalam konser yang berlangsung di Gandaria City, Sabtu malam (3/11) memuaskan para penggemarnya (sumber: Beritasatu/Yanuar Rahman)




Andra and the Backbone akan menjadi band pembuka di Makassar.

Band rock alternatif Creed berjanji akan tampil maksimal di Makassar, Sulawesi Selatan.

"Kami akan memberikan penampilan terbaik dan maksimal di sini. Kami tidak akan mengecewakan para fans," tutur Scott Stapp, sang vokalis, dalam jumpa wartawan di Hotel Aryaduta Makassar.

Scott memberikan apresiasi cukup besar kepada penyelanggara sehingga bisa tampil di Indonesia untuk bertemu langsung dengan para fans berat Creed.

Selain Creed, band nasional Andra and the Backbone akan tampil sebagai band pembuka pada konser perayaan Guinness Arthur's Day, di lapangan parkir Trans Studio Makassar, Selasa (6/11/) malam.

Band bentukan Andra Junaidi, gitaris Dewa ini menjanjikan akan memberikan penampilan terbaik dengan melantunkan 8 hingga 10 lagu guna menghibur penonton di Makassar.

"Rencana lagu yang akan dibawakan antara 8 sampai 10 lagu untuk menghibur penonton," ucap Dedy Suryadi, sang vokalis.

Perwakilan Guinness Indonesia John Galvin mengatakan, pihaknya sangat bangga dengan warisan dari Arthur's Guinness serta merasa terhormat dapat merayakan hal itu dengan banyak orang di dunia.

"Kami berkomitmen untuk selalu memberikan konsumen pengalaman terbaik yang kami tawarkan," katanya.

Selain dimeriahkan Creed dan Andra and The Backbone, band lokal Makasar yang naik daun seperti The Finalist, Wijazz, The Joys dan Buya Band akan menghibur pencinta musik di Makassar.

Rangkaian Guinnes Arthur's Day Indonesia dengan bintang tamu Creed mulai pada 31 Oktober di Grand City Convention Hall Surabaya, kemudian bergeser ke Gandaria City Jakarta 3 November, selanjutnya Makassar 6 November di Lapangan Parkir Trans Studio dan konser penutup 8 November di Hotel JW Marriot Medan.

6:23 PM | 0 comments | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger