Powered by Blogger.

Popular Posts Today

Kelelahan, Ashanty Harus Istirahat Total

Written By Luthfie fadhillah on Monday, February 18, 2013 | 6:58 PM


"Ashanty harus istirahat total selama 2-3 hari ini".

Jakarta - Aktivitas yang tinggi dari artis dan penyanyi Ashanty kini harus tertunda sejenak, pasalnya istri Anang Hermansyah itu harus istrihat total akibat penyakit radang selaput otak yang dideritanya. Hal itu diungkapkan suami sekaligus mantan duetnya Anang Hermansyah di Rumah Sakit Metropolitan Medical Center (MMC) Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (18/2).



"Menurut diagnosis Dokter, istriku terkena virus di otaknya. Dokter menyebutnya Radang Selaput Otak, dan untuk itu dia harus istirahat total," ungkap Anang Hermansyah.



Lebih lanjut mantan suami Krisdayanti itu menjelaskan Ashanty harus istirahat total selama beberapa waktu.



"Semalam sih sudah dilakukan CT Scan, dan hasilnya Ashanty harus istirahat total selama 2-3 hari ini, dan sejauh ini Ashanty masih diinfus untuk mengurangi rasa sakitnya," lanjut lelaki asal Jember Jawa Timur itu.



Anang menjelaskan bahwa aktivitas Ashanty pasca-bersolo karier memang begitu tinggi, sehingga Ashanty kelelahan.



"Ya memang selama Ashanty bersolo karier memang aktivitasnya semakin tinggi, maka itu kita akan bicara lagi sama Ashanty dan manajemen tentang bagaimana kelanjutannya," ujarnya.


6:58 PM | 0 comments | Read More

Kini, Serena Kejar Navratilova dan Evert


DUBAI, Kompas.com - Serena Williams telah menobatkan diri sebagai petenis wanita tertua yang menjadi pemain nomor satu dunia. Tetapi, dia masih "cukup muda" untuk menyamai gelar grand slam dari dua legenda Martina Navratilova dan Chris Evert.

Inilah yang membuat Williams terpacu untuk mengejarnya. Menurut pelatih pemain berusia 31 tahun tersebut, Patrick Mouratoglou, saat ini Williams sudah pulih dari cedera yang menghantuinya selama 2010 dan 2011, sehingga bisa kembali menjadi pemain nomor satu dunia (secara resmi saat WTA keluarkan daftar ranking terbaru pada Senin, 18/2/2013 ini).

Setelah memenangi Wimbledon dan AS Terbuka tahun lalu, Williams berhasil menambah trofi grand slam-nya menjadi 15. Dengan demikian, dia hanya perlu tiga trofi lagi untuk menyamai prestasi Navratilova dan Evert, yang bersama-sama menempati peringkat kedua daftar petenis tersukses sepanjang sejarah, di belakang Steffi Graf, yang mengoleksi 22 gelar grand slam.

Saat ini Mouratoglou, yang menjalankan sebuah akademi tenis di Paris, melakukan perjalanan penuh untuk dampingi Williams. Ini merupakan bagian dari usahanya untuk mengantar Williams mewujudkan targetnya tersebut.

"Tujuan utamanya adalah memenangi sebanyak mungkin grand slam sesuai kemampuannya, karena dia merasa masih bisa melakukannya," ujar Mouratoglou.

"Itulah motivasinya dan saya pikir dia akan terus menjaganya. Saya tak berpikir hal itu sulit, tetapi dia memerlukan beberapa hal. Pertama, dia harus tetap bugar, karena di usia 31 tahun, segalanya sangat sulit.

"Jadi, hal utama adalah tetap fit dan motivasi. Jika hal itu terjaga, dia akan terus membaik - juga jika dia menginginkannya. Jika dia berhasil mencapai keduanya, saya pikir dia masih bisa memenangi grand slam lagi. Mengapa tidak 18? Dia tak jauh dari 18."

Sebenarnya, bukan hal yang terlalu mengejutkan jika Williams akhirnya kembali menjadi pemain nomor satu dunia. Pasalnya, sejak pertengahan tahun 2012, dia memperlihatkan prestasi yang sangat gemilang, mulai dari juara Wimbledon, menyabet emas Olimpiade, AS Terbuka dan ditutup dengan trofi WTA Championships. Total, tujuh gelar berhasil disabetnya.

Meskipun demikian, Williams menutup tahun 2012 dengan menempati posisi ketiga dunia. Dia berada di belakang petenis Belarusia, Victoria Azarenka, serta petenis Rusia, Maria Sharapova.

"Saya tidak tahu apakah Serena peduli tetapi ini merupakan kejutan kecil," ujar Mouratoglou. "Bukan melawan Azarenka, yang juga mengalami tahun yang luar biasa, tetapi itu menjadi kejutan karena memenangi dua grand slam, Olimpiade dan Masters plus beberapa turnamen - Serena menang di Madrid, Stanford, dan Charleston - tetapi masih nomor tiga.

"Jadi orang mengatakan mungkin WTA sebaiknya meninjau bagaimana mereka memberikan poin. Ada berbedaan besar antara menjadi seorang finalis di sebuah grand slam dan menjadi pemenang, dan mungkin poin itu tak memperlihatkan bagaimana besarnya perbedaan itu.

"Saya memahami bahwa mereka ingin para pemain tampil sepanjang tahun, tetapi untuk orang awam yang menyaksikannya, penting untuk bisa memahami tenis."

Kini, Williams berharap bisa merengkuh gelar Perancis Terbuka . Setelah itu, jika sukses mempertahankan gelar Wimbledon dan AS Terbuka, maka keinginan untuk menyamai jumlah trofi grand slam Navratilova dan Evert bisa terwujud tahun 2013.

Williams baru saja gagal meraih gelar Qatar Terbuka. Di final, Minggu (17/2), dia kalah 6-7, 6-2, 3-6 dari Azarenka, yang digeser olehnya dari posisi teratas ranking WTA. Dengan hasil tersebut, Azarenka sukses mempertahankan gelar di Qatar.







Editor :


Aloysius Gonsaga Angi Ebo









6:30 PM | 0 comments | Read More

Kelelahan, Ashanty Harus Istirahat Total


"Ashanty harus istirahat total selama 2-3 hari ini".

Jakarta - Aktivitas yang tinggi dari artis dan penyanyi Ashanty kini harus tertunda sejenak, pasalnya istri Anang Hermansyah itu harus istrihat total akibat penyakit radang selaput otak yang dideritanya. Hal itu diungkapkan suami sekaligus mantan duetnya Anang Hermansyah di Rumah Sakit Metropolitan Medical Center (MMC) Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (18/2).



"Menurut diagnosis Dokter, istriku terkena virus di otaknya. Dokter menyebutnya Radang Selaput Otak, dan untuk itu dia harus istirahat total," ungkap Anang Hermansyah.



Lebih lanjut mantan suami Krisdayanti itu menjelaskan Ashanty harus istirahat total selama beberapa waktu.



"Semalam sih sudah dilakukan CT Scan, dan hasilnya Ashanty harus istirahat total selama 2-3 hari ini, dan sejauh ini Ashanty masih diinfus untuk mengurangi rasa sakitnya," lanjut lelaki asal Jember Jawa Timur itu.



Anang menjelaskan bahwa aktivitas Ashanty pasca-bersolo karier memang begitu tinggi, sehingga Ashanty kelelahan.



"Ya memang selama Ashanty bersolo karier memang aktivitasnya semakin tinggi, maka itu kita akan bicara lagi sama Ashanty dan manajemen tentang bagaimana kelanjutannya," ujarnya.


6:23 PM | 0 comments | Read More

Jokowi Akui Kalah Galak Dibanding Basuki





Jokowi Akui Kalah Galak Dibanding Basuki





Penulis : Indra Akuntono | Senin, 18 Februari 2013 | 17:32 WIB













JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengakui dirinya kalah galak dibandingkan dengan wakilnya, Basuki Tjahaja Purnama. Namun begitu, ia monolak bila sikapnya yang lembut dianggap mengurangi ketegasannya pada semua bawahan.

"Saya memang enggak galak kok, tapi besok langsung hilang, gitu saja. Saya enggak pernah marah, tapi langsung hilang (pejabatnya dicopot), gitu saja," kata Jokowi di Balaikota Jakarta, Senin (18/2/2013).

Mantan Wali Kota Surakarta ini menyampaikan, dirinya lebih suka sedikit lunak dalam memimpin. Aturan main tetap berlaku, berikut sanksi, tanpa perlu membayar kesalahan atau kinerja buruk bawahan dengan cara memarahi.

"Ya, memang lunak. Kalau di pegawai negeri ya memang harus seperti itu, enggak kayak di swasta, copot langsung tendang hilang. Enggak bisa seperti itu," ujarnya.

Karakter Jokowi dan Basuki memang cukup berbeda dalam memimpin Jakarta. Jokowi terbilang lembut dan lunak namun tetap tegas, sedangkan Basuki terkenal dengan gayanya yang keras.

Dalam beberapa kesempatan, Jokowi lebih memilih pergi, atau menegur dengan baik jika ada bawahannya yang tak disiplin dalam bekerja. Sedangkan Basuki memilih melakukan cara sebaliknya. Atas dasar itu, Basuki menilai Jokowi kalah galak dibanding dirinya.






Editor :


Ana Shofiana Syatiri















6:03 PM | 0 comments | Read More

Obligasi BTN Berperingkat AA





Obligasi BTN Berperingkat AA





Penulis : Anastasia Joice | Senin, 18 Februari 2013 | 17:12 WIB












JAKARTA, KOMPAS.com - Pemeringkat Fitch Ratings memberikan peringkat Nasional Jangka Panjang AA atas proposal obligasi tahap II yang akan diterbitkan oleh PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) sebesar Rp 2 triliun berjangka waktu 10 tahun.


Obligasi ini merupakan obligasi tahap kedua di bawah program obligasi berkelanjutan sebesar Rp 4 triliun dan dana dari hasil penerbitan obligasi ini akan dipergunakan untuk mendukung ekspansi bisnis perusahaan.


Obligasi diperingkat pada level yang sama dengan peringkat Nasional Jangka Panjang BTN di AA karena obligasi ini mencerminkan kewajiban perusahaan yang bersifat langsung, kewajiban tanpa syarat, tanpa jaminan dan bukan merupakan utang subordinasi dari bank.


Peringkat BTN mencerminkan kemungkinan dukungan berkelanjutan dari negara pada saat diperlukan. Hal ini mempertimbangkan mayoritas kepemilikan pemerintah serta resiko sistemik bank terhadap perekonomian Indonesia dan kebijakan peranan BTN dalam menyediakan pembiayaan bersubsidi untuk rumah murah dalam mendukung program perumahan pemerintah.


Peningkatan resiko sistemik dapat mendukung peringkat bank meskipun hal ini terbatas kemungkinannya mengingat bahwa total aset BTN jauh lebih kecil daripada tiga bank BUMN lainnya.


Aksi pemeringkatan negatif kemungkinan akan muncul jika kecenderungan dukungan negara bagi BTN melemah, dikarenakan oleh berkurangnya resiko sistemik atau berkurangnya peranan BTN dalam pasar pinjaman perumahaan.


.



















6:02 PM | 0 comments | Read More

Raffi Dapatkan Hadiah Doa dari Ibunda

Written By Luthfie fadhillah on Sunday, February 17, 2013 | 6:58 PM


Kue ulang tahun Raffi Ahmad yang dibawa rekan-rekannya sesama artis.

Kue ulang tahun Raffi Ahmad yang dibawa rekan-rekannya sesama artis. (sumber: BeritaSatu.com)




"Raffi ngga minta kado apa-apa. Dia hanya minta kadonya doa agar masalahnya cepat selesai."

Jakarta - Raut kesedihan benar-benar terpancar dari Amy Qarnita. Ibunda artis dan presenter Raffi Ahmad itu merasa sedih harus merayakan ulang tahun putra tercintanya di tahanan Badan Narkotika Nasional (BNN).

Seusai menjenguk sang putra, Amy mengisahkan pertemuannya dengan Raffi yang genap berumur 26 tahun hari ini.

"Alhamdulillah kondisi Raffi dalam keadaan sehat," ungkap Amy.

Dijelaskan pula pertemuannya hanya sebatas berbicara dan tak ada perayaan apapun. "Diatas ngga ada acara apa-apa. Kita cuma berdoa saja," katanya.

Dirinya juga menjelaskan tak ada permintaan kado apapun dari Raffi.

"Raffi ngga minta kado apa-apa. Dia hanya minta kadonya doa agar masalahnya cepat selesai."

Ibunda Raffi sendiri tiba di Kantor Badan Narkotika Nasional sekitar pukul 13.00 dan hanya 2 jam bertemu Raffi.

Amy mendapat dispensasi dari pihak BNN meskipun bukan hari besuk karena Raffi hari ini tengah berulang tahun yang ke-26.


6:58 PM | 0 comments | Read More

Atlet Memang Butuh Sponsor Pribadi


JAKARTA, Kompas.com - Sistem sponsor individu yang mulai diterapkan dalam kepengurusan PB PBSI saat ini, diharapkan bisa membawa angin segar bagi perbulutangkisan nasional. Sistem baru yang mengakhiri kontrak kolektif ini diyakini akan bisa meningkatkan kesejahteraan dan prestasi pemain bulutangkis nasional.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Umum PB PBSI Gita Wirjawan dalam acara President Club di Senayan Golf, Senayan, Jakarta, Jumat (15/2) siang. Selain Gita, hadir pula Ketua KOI Rita Subowo dan sejumlah pimpinan induk organisasi olahraga nasional seperti Ketua PB PASI Bob Hasan, Ketua PABBSI Adang Darojatun.

Dalam acara tersebut, Gita menyatakan bahwa menyangkut pendanaan bagi berjalannya roda organisasi bulutangkis Indonesia, PBSI tak akan menggunakan dana dari pemerintah, BUMN, maupun BUMD.

Sebagai komparasi, dalam kepengurusan sebelumnya PB PBSI hanya menganggarkan dana sekitar Rp 40 miliar pertahun. Kini, di era kepemimpinan Gita Wirjawan dianggarkan dana pembinaan dua kali lipat, sekitar Rp 90 milar per tahun.

Tahun ini, PB PBSI memasang target besar untuk bisa memetik sukses pada empat gelaran internasional. Target yang menjadi fokus tersebut adalah meraih sukses di turnamen All England di Birmingham, Piala Sudirman di Kuala Lumpur, Kejuaraan Dunia di Guangzhou, dan SEA Games 2013 di Myanmar.

Untuk itu, PBSI akan memaksimalkan kerja sama dengan pihak sponsorship. Salah satunya program yang sudah berjalan adalah selesainya persoalan kontrak sponsorship individu yang mulai diterapkan di organisasi yang dipimpinnya.

Mulai awal tahun ini, PB PBSI telah melakukan bidding sponsorship terhadap para pemain secara individu. Kontrak kolektif dengan sponsor Yonex yang sudah berjalan sejak 40 tahun silam, diakhiri.

"Sistem sponsor individu ini diyakini akan memacu atlet untuk berprestasi agar nilai kontrak sponsor bisa bertambah naik, seiring dengan naiknya prestasi," tutur Gita. "Tuntutan untuk profesioal di dalam dan luar lapangan ini juga akan menjadi ukuran nilai pasar selanjutnya," tambahnya seperti dikutip badmintonindonesia.

Dijelaskan oleh Gita, setelah dilakukan bidding terhadap 80 atlet di Pelatnas Cipayung, akhirnya didapat nilai kontrak total sebesar Rp 33,2 miliar. Nilai kontrak pemain untuk durasi dua tahun itu, terbesar di atas Rp 1 miliar, sementara terkecil Rp 25 juta.

Terdapat tujuh sponsor yang melakukan kontrak individu dengan para pemain Pelatnas Cipayung. Mereka adalah, Victor, Yonex, Flypower, Li-Ning, Astec, Babolat, dan Reinforce Speed. Dari komposisinya, sebanyak 25 pemain disponsori Victor, lalu Yonex 21 pemain, Flypower 19 pemain, Li-Ning 9 pemain, Astec 8 pemain, Babolat dan Reinforce Speed masing-masing empat pemain.

Dijelaskan oleh Menteri Perdagangan ini, semua hasil dari sponsor individu, baik cash money, maupun bonus juara, semuanya diberikan secara penuh kepada pemain dan pelatih.

"Hasil dari sponsor individu, semuanya untuk pemain dan pelatih. Ini untuk memacu semangat dan motivasi pemain untuk berlomba-lomba mengukir prestasi setinggi-tingginya," ujar Gita.

Bahkan untuk lebih meningkatkan kinerja pemain dan pelatih, PBSI setiap tahun akan melilih Most Valuable Player (MVP) dan akan memberikan bonus spesial sebesar Rp 1 miliar. Selain itu, apabila sukses merebut gelar juara All England dan juara Kejuaraan Dunia, pelatih dan asisten pelatih diberi bonus sebesar tiga kali gaji terkini.

Apabila timnas Indonesia sukses merebut Piala Sudirman, lanjut Gita, para pelatih dan asisten pelatih diganjar bonus sebesar lima kali gaji terkini.







Editor :


A. Tjahjo Sasongko









6:30 PM | 0 comments | Read More

Tak Bisa Rayakan Ultah Bersama, Raffi Mohon Maaf


Ibunda Raffi Ahmad Amy Qanita

Ibunda Raffi Ahmad Amy Qanita (sumber: BeritaSatu.com)




"Dan saya yakin teman-temannya Raffi mengerti kondisi ini".


Jakarta - Raffi Ahmad tengah bersedih. Sebab, di hari ulang tahunnya yang jatuh pada hari ini, tidak dapat dirayakan seperti biasanya. Lantaran masih harus menjalani pemeriksaan di tahanan Badan Narkotika Nasional (BNN).



"Sedih enggak bisa (merayakan ulang tahun) bersama temen-temen, tapi mau bagaimana lagi, " terang Amy Qonita, menirukan ucapan anaknya, Raffi Ahmad, Minggu (17/2) di kantor BNN, Jakarta Timur.



Namun, Qonita bersyukur lantaran melihat Raffi lebih tegar menghadapi masalah yang menimpanya.



"Sekarang Raffi sehat dan tegar meski tak ada perayaan ulang tahun yang meriah," paparnya lagi.



Qonita juga berharap, teman-teman Raffi memahami kondisi yang tengah dihadapi Raffi tiga pekan belakangan.



"Dengan kondisi seperti ini mohon maaf kepada teman-temannya Raffi tidak bisa besuk Raffi dan mohon pengertiannya. Dan saya yakin teman-temannya Raffi mengerti kondisi ini," ungkap Ibunda Raffi.



Seperti diberitakan sebelumnya, banyak teman-teman artis yang hadir di Kantor BNN seperti Ruben Onsu, Oppie Kumis, Christy Jusung tidak dapat menjenguk Raffi lantaran bukan waktu besuk.


6:23 PM | 0 comments | Read More

Kelelahan, Jokowi "Tumbang" di Lapangan Futsal


JAKARTA, KOMPAS.com - Penonton pertandingan futsal yang diikuti Joko Widodo sempat panik saat Gubernur Jakarta itu tampak kelelahan lalu terlentang di sisi lapangan di Rawamangun, Jakarta Timur, Minggu (17/2).

Peristiwa terkulainya Joko Widodo atau Jokowi itu berawal dari keikutsertaannya dalam pertandingan persahabatan di sela turnamen dengan rekan-rekan wartawan. Berbaju putih berkerah, celana pendek dan sepatu olahraga layaknya atlet, Jokowi tampak mahir mengolah si kulit bundar. Kehadirannya menjadi daya tarik tersendiri bagi pemain di lapangan serta para penonton.

Para penonton tampak antusias menyaksikan Sang Gubernur bertanding bola. Pemain satu tim dengan dia kerap menjadikan Jokowi sebagai sasaran operan bola. Suasana pun meledak ketika Jokowi berhasil mencetak gol dengan memanfaatkan umpan tarik dari sisi kanan gawang.

Setelah melakukan selebrasi kecil-kecilan dengan beberapa pemain, Jokowi yang tampak kelelahan langsung menepi ke pinggir lapangan dan tidur terlentang.

"Aduh, nggak sanggup lagi saya," kata Jokowi sambil terengah-engah.

Tentu saja peristiwa itu membuat panik panitia, pemain dan ajudannya. Beberapa orang langsung berlari ke arah Jokowi, hendak memberi dia minuman.

Namun, Jokowi ternyata langsung bangkit dan memutuskan untuk menyudahi permainan. "Dari dulu sebenarnya saya suka main futsal, tapi saya kecapekan, tadi muter- muter dari pagi," ujar Jokowi usai berganti pakaian.

Sejak Minggu pagi, agenda Jokowi memang padat. Pukul 07.00 WIB, Jokowi menemani rekan separtainya, Rieke Diah Pitaloka dan Teten Masduki menggelar kampanye pemilihan gubernur Jawa Barat di Depok. Usai menjadi juru kampanye, Jokowi menyempatkan diri blusukan dan memberikan bantuan kepada para korban banjir akibat tanggul jebol di Cipinang Melayu. Setelah itu, ia hadir pada turnamen futsal di GOR Rawamangun, Pulogadung, itu. Di sanalah, Jokowi tumbang.







Editor :


Egidius Patnistik









6:03 PM | 0 comments | Read More

PLTS Kapasitas 1 MW Dibangun di Bali





PLTS Kapasitas 1 MW Dibangun di Bali





Penulis : Evy Rachmawati | Minggu, 17 Februari 2013 | 14:15 WIB













JAKARTA, KOMPAS.com - Pusat Listrik Tenaga Surya berkapasitas 1 megawatt (MW) dibangun di Bali. Hal ini diharapkan dapat menjadi pendorong pengembangan energi surya bagi kelistrikan.


Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Jero Wacik menyampaikan hal itu saat menjadi pembicara kunci dalam diskusi panel " Jurus Alternatif Penghematan Konsumsi Bahan Bakar Minyak", Minggu (17/2/2013), di Hotel Mulia, Jakarta.


Jero Wacik menjelaskan, rencananya dalam waktu dekat ia akan meresmikan pengoperasian PLTS skala besar berkapasitas 1 MW di atas lahan seluas dua hektar di Bali. "Ada dua unit pembangkit," ujarnya.


Dengan pengoperasian PLTS skala besar itu, lanjut Wacik, hal ini diharapkan dapat mendorong pengembangan tenaga surya di tempat lain. " Bagi yang hendak membangun PLTS, bisa mencontoh apa yang sudah dibangun di Bali," kata dia.


Total potensi biomassa dan tenaga surya sekitar 50.000 megawatt. " Kalau kita memanfaatkan energi baru terbarukan, itu bisa memenuhi kebutuhan energi nasional jangka panjang," ujarnya.



















6:02 PM | 0 comments | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger